Pada periode yang sama, kasus konjungtivitis juga meningkat menjadi 720 kasus dari sebelumnya 146 kasus.

Di Malaysia Semenanjung, Karen-Michaela Tan, seorang pasien asma yang tinggal di sekitar Kuala Lumpur, mengatakan kondisinya memburuk akibat kualitas udara.

Ia mengalami mengi yang terdengar jelas dan sesak napas saat menaiki tangga. Kualitas udara di wilayah tempat tinggalnya berada di atas 100 hampir sepanjang pekan.

Perempuan berusia 52 tahun itu bahkan membutuhkan dua kali terapi nebulizer secara berturut-turut untuk menghentikan mengi, disertai obat steroid dengan dosis tinggi.

"Dokter cenderung berhati-hati dalam menangani pasien asma. Mereka memilih meningkatkan dosis obat daripada mengambil risiko pasien harus dirawat di rumah sakit karena sesak napas," ujarnya.

Lihat juga Video Bukan Cuma ISPA, Asap Karhutla Bisa Picu Asma hingga PPOK