NADIKABAR.COM — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur menjajaki penerapan teknologi budidaya tembakau dari Zimbabwe melalui proyek percontohan di Pamekasan, Madura, pada 2027 guna meningkatkan produktivitas petani sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor tembakau.
Ketua Umum Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto mengatakan kerja sama tersebut membuka peluang bagi petani lokal untuk mempelajari teknik budidaya mulai dari pengolahan lahan, pemilihan bibit, penanaman hingga penanganan pascapanen yang selama ini diterapkan di Zimbabwe.
"Secara prinsip, Kadin Jatim mendukung kolaborasi ini. Harapannya, produktivitas petani tembakau Indonesia bisa meningkat, baik dari sisi budidaya maupun teknologi pascapanen, sehingga mampu bersaing dengan produk impor," katanya di Surabaya, Sabtu.
Menurut dia, peningkatan produktivitas menjadi salah satu tantangan yang perlu segera dijawab karena hasil tembakau Indonesia masih tertinggal dibandingkan sejumlah negara pemasok, termasuk Zimbabwe.