Sektor potensial untuk ekspor ke Uni Eropa di antaranya mencakup tekstil, alas kaki, furnitur, pangan, perikanan, hasil pertanian olahan, barang konsumsi, produk kreatif, komponen, dan jasa digital.
Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan I-EU CEPA diharapkan bisa diajukan ratifikasi di Uni Eropa pada Oktober ini.
Ia mengatakan hal ini menyusul penyusunan draf legal dari kerja sama tersebut dalam Bahasa Inggris, yang kini ia sebut telah berada di tahap finalisasi.