Anindya, yang juga menjabat Ketua ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC), mengatakan hubungan dengan negara tetangga sejauh ini berjalan baik.

Ia berharap komunikasi tersebut tetap terjaga di tengah persoalan kabut asap yang dampaknya dirasakan masyarakat Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

"Saya kebetulan adalah ketua ASEAN-BAC, alhamdulillah hubungan antara kita dan tetangga, Malaysia dan Singapura, sangat baik, dan ini akan kita jaga terus," ujarnya.

Ia mengingatkan perdagangan dan investasi di ASEAN memiliki nilai besar sehingga perlu dijaga dari dampak polemik yang berlarut-larut. Anindya juga meminta semua pihak tidak bereaksi secara berlebihan dan kembali berfokus pada upaya penanganan karhutla.

"Jangan ketika kita lagi ada tantangan dan musibah, ini mesti kita jaga baik-baik dan tidak perlu juga terlalu berlebihan, karena dampaknya ini kan dirasakan oleh semua orang, terutama masyarakat Indonesia, Malaysia, dan Singapura," jelasnya.

Anindya mengaku optimistis Indonesia dapat melewati persoalan tersebut dengan tetap menjaga hubungan baik bersama negara tetangga. Ia juga mengimbau semua pihak menahan diri dan memprioritaskan penyelesaian masalah karhutla.

"Menurut saya, kita yakin untuk bisa melalui ini dengan baik. Tapi juga setiap pihak diimbau menjaga diri, fokus kembali kepada isu untuk membereskan dan juga memikirkan kesejahteraan masyarakat ini," kata Anindya.