NADIKABAR.COM — PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) menyayangkan insiden keributan yang melibatkan aksi pemukulan antarpengguna KRL Commuter Line di area hall lantai 1 Stasiun Duri, Jakarta Barat, pada Rabu (4/11) sore.

Insiden yang sempat viral di media sosial tersebut dipicu oleh kesalahpahaman antarpengguna kereta.

"Kejadian bermula karena salah satu pengguna Commuter Line melakukan pemukulan kepada pengguna lainnya di area hall lantai 1 Stasiun Duri sekitar pukul 17.05 WIB," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Karina menjelaskan keributan terjadi setelah kedua pengguna tersebut saling bersenggolan saat melakukan transit dari peron jalur 5 menuju peron jalur 2.

Melihat kejadian tersebut, petugas pengamanan stasiun dibantu beberapa pengguna kereta lainnya langsung melerai serta mengamankan kedua belah pihak.

Usai situasi kondusif dan dilerai, kedua pengguna tersebut melanjutkan perjalanan menuju peron jalur 1-2 dengan pengawalan ketat petugas guna memastikan tidak terjadi keributan susulan.

Atas kejadian ini, KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna untuk selalu menjaga ketertiban, mengutamakan keselamatan, serta saling menghormati antar sesama pengguna moda transportasi publik.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna untuk tetap mengutamakan keselamatan, tidak membuat kegaduhan, dan selalu menghormati pengguna lainnya," ujar Karina.

Sebelumnya beredar sebuah video di media sosial Instagram yang diunggah oleh akun @infojakarta.co.id yang memperlihatkan kedua penumpang terlihat bertikai di Stasiun Duri, Jakarta Barat, Rabu (4/11).