"Prinsipnya, pengelolaan bangunan cagar budaya harus tetap menjaga nilai penting dan karakter sejarahnya. Ketika diperlukan adaptasi untuk kebutuhan pelayanan, kami berkoordinasi dengan pihak yang berwenang dan kompeten," tuturnya.

Atas komitmen pelestarian tersebut, Pemkot Medan memberikan penghargaan kepada KAI Divre I Sumut dalam ajang Award Cagar Budaya dan Tokoh Kebudayaan Kota Medan Tahun 2026 pada Selasa (22/9).

Anwar menambahkan, apresiasi tersebut menjadi dorongan bagi KAI untuk terus menjaga keseimbangan antara pelestarian nilai sejarah dan pemenuhan kebutuhan transportasi modern.

"Kami ingin bangunan-bangunan ini tidak hanya menjadi saksi sejarah, tetapi juga tetap hidup dan memberikan manfaat. Pelanggan dapat merasakan langsung pengalaman berada di ruang pelayanan yang bernilai sejarah sekaligus memenuhi kebutuhan perjalanan masa kini," katanya.