Ia menyebutkan jumlah pengguna layanan kereta api di Indonesia terus meningkat sepanjang 2026. Hingga September, KAI Group mencatat sekitar 394,44 juta penumpang, jumlah tersebut naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 368,43 juta penumpang.
"Capaian tersebut menunjukkan peningkatan sekitar 26 juta penumpang atau sekitar 7 persen secara tahunan," katanya.
Capaian tersebut ditopang oleh berbagai layanan yang berada dalam ekosistem KAI Group. Di antaranya kereta api jarak jauh, kereta komuter, LRT Jabodebek, KAI Wisata, KAI Bandara, hingga berbagai layanan transportasi berbasis rel lainnya.
Tingginya pengguna jasa transportasi massal KA tersebut juga harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan. Karena itu, KAI terus melakukan inovasi dan pembaruan untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan.