Peningkatan aksesibilitas ini diharapkan turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar, termasuk pelaku usaha kecil, penyedia jasa transportasi lanjutan, serta sektor perdagangan.
"Dengan empat perjalanan KA Sribilah Utama yang berhenti di Stasiun Lima Puluh mulai 1 Desember 2026, masyarakat Batu Bara akan mendapat kemudahan dalam memperoleh pilihan transportasi untuk perjalanan antarkota, baik ke ibu kota Provinsi di Medan maupun menuju Rantauprapat," kata Anwar.
Sementara itu, menurut Anwar, Stasiun Perbaungan di Kabupaten Serdang Bedagai melayani wilayah dengan aktivitas sosial dan perekonomian yang terus berkembang. Saat ini, stasiun tersebut disinggahi oleh 12 perjalanan KA, yang mencakup KA Putri Deli, KA Siantar Ekspres, serta dua perjalanan KA Sribilah Utama.
Mulai 1 Desember 2026, empat perjalanan KA Sribilah Utama lainnya dengan tujuan Rantauprapat maupun Medan juga akan berhenti di Stasiun Perbaungan, menjadikan total perjalanan KA yang singgah mencapai 16 perjalanan.