Selain itu, KAI mengembangkan konektivitas antarmoda melalui penambahan layanan naik dan turun penumpang kereta api di sejumlah stasiun yang terintegrasi dengan moda transportasi lain.

Di wilayah Jakarta dan sekitar misalnya, KAI menambah layanan naik dan turun penumpang kereta dari Stasiun Pasar Senen dan Gambir melalui Stasiun Jatinegara, Bekasi, dan Cikarang.

KAI juga memproyeksikan pertumbuhan jumlah pengguna kereta api sebesar 8–12 persen per tahun. Untuk mendukung proyeksi tersebut, perusahaan melakukan penyesuaian pola perjalanan, termasuk jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta dari arah barat ke timur maupun sebaliknya.

"Sehingga, grafik perjalanan kereta ini tujuannya ada penambahan kapasitas angkutnya, ini tentu ada beberapa perubahan-perubahan jadwal, baik itu yang dari barat ke timur dan sebaliknya," katanya.

Anne mengatakan, penyesuaian jadwal tersebut juga mempertimbangkan upaya mempercepat waktu tempuh perjalanan. Dalam Gapeka 2026, puluhan perjalanan kereta api telah disiapkan untuk mengalami pengurangan waktu tempuh hingga 90 menit.