NADIKABAR.COM — Kamboja mendorong penyelesaian sengketa dengan Thailand secara adil dan langgeng, serta menegaskan pentingnya menghormati kesetaraan kedaulatan negara, kata Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Kamboja Prak Sokhonn.
Prak dalam pidatonya saat Sidang Ke-81 Majelis Umum PBB pada Sabtu (26/9) mengatakan ketegangan dan konflik terbaru antara Kamboja dan Thailand telah "mengikis kepercayaan dan keyakinan secara serius".
Dia menyerukan pelaksanaan penuh kesepakatan yang telah dicapai kedua negara, serta segera melanjutkan pekerjaan survei dan demarkasi melalui Komisi Perbatasan Bersama.