Sejak diluncurkan hingga Perang Dunia I atau pada 1914, seluruh angkatan laut utama dunia mengukur ulang kekuatan tempur mereka. Peluncuran kapal ini juga menghapus keunggulan kapal tua dan memicu perlombaan senjata angkatan laut baru.
Pada awal Perang Dunia I tahun 1914, Inggris memimpin dengan 29 kapal tipe Dreadnought dibanding 17 milik Jerman. Inovasi ini juga memicu lahirnya battlecruiser, kapal penjelajah berat yang mengorbankan sebagian baju besi demi kecepatan lebih tinggi.
Selain itu, selama Perang Dunia I, kapal ini menjadi satu-satunya kapal tempur dalam sejarah yang menenggelamkan kapal selam musuh dengan cara menabraknya. Hal ini terekam dalam peristiwa ramming U-29 Jerman pada Maret 1915.