Sejak Januari hingga 30 September 2026, MSCI mencatat kapitalisasi pasar Indonesia anjlok dari US$ 53,35 miliar dari sebelumnya US$ 119,14 miliar. Angka tersebut tercatat hingga 55% sepanjang Januari hingga September 2026.
"Sejak 1 Januari 2026, kapitalisasi pasar indeks total telah turun 55%," tulis proposal konsultasi MSCI.
Selain itu, bobot saham RI di MSCI juga mengalami penyusutan signifikan sepanjang periode tersebut, yakni dari 1,16% menjadi 0,43%. Sementara jumlah konstituen saham Indonesia juga turun dari 18 menjadi sembilan hingga akhir September 2026.
Adapun rincian bobot sektor untuk Indeks MSCI Indonesi adalah layanan komunikasi 10,70%, industri 7,81%, bahan baku 6,34%, energi 3,44%, dan keuangan 71.71%.