NADIKABAR.COM — Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menilai gagasan Polisi Bersama Masyarakat yang diusung Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai instrumen krusial dalam menjawab kegelisahan publik sekaligus memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap Korps Bhayangkara. Menurutnya, visi Kapolri bukan sekadar slogan, melainkan pembenahan fundamental dalam cara berpikir dan cara kerja kepolisian.
Hal itu disampaikan oleh Irjen Herry Heryawan saat mengisi kuliah umum di hadapan para taruna Akademi Kepolisian (Akpol) di Semarang, Sabtu (3/10/2026).
"Saat ini Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan kembali prinsip ini dengan konsep beliau 'Polisi Bersama Masyarakat' dan kehadiran 'Polisi Bersama Masyarakat' adalah jawaban dari dinamika perubahan dunia dimana tantangan Polri ke depannya akan lebih kompleks," papar Irjen Herry Heryawan.
Di tengah tantangan era digital dan teknologi yang terus berkembang, pola kejahatan semakin berubah dan 'kreatif'. Informasi menyebar dalam hitungan detik, masyarakat memiliki ekspektasi lebih tinggi terhadap kualitas pelayanan publik. Perubahan iklim juga akhirnya memengaruhi pangan, kesehatan, ekonomi, dan bahkan keselamatan masyarakat.
"Karena itu, masa depan kepolisian akan datang jauh lebih cepat daripada kesiapan organisasi menghadapi beragam tantangan," imbuhnya.
Menjawab tantangan tersebut, Irjen Herry Heryawan menerjemahkan konsep 'Polisi Bersama Masyarakat' sebagai suatu doktrin, visi, dan cara kerja kepolisian yang menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi, kebijakan, dan pelayanan.