NADIKABAR.COM β Kepala Regional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kepulauan Riau mencatat sebanyak 226 dari 235 dapur akan Bergizi Gratis (MBG) telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
βUntuk SLHS, saat ini sudah 226 dapur yang memiliki sertifikat di seluruh Kepri,β kata Kepala Regional (Kareg) SPPG Kepulauan Riau (Kepri) Anindita Ayu saat dihubungi di Batam, Minggu.
Berdasarkan data Kareg SPPG Kepri, dapur yang telah memiliki SLHS tersebar di Kota Batam sebanyak 133 dapur, Kabupaten Karimun 30 dapur, Kota Tanjungpinang 23 dapur, Kabupaten Bintan 18 dapur, Kabupaten Natuna 12 dapur, Kabupaten Lingga tujuh dapur, dan Kabupaten Kepulauan Anambas tiga dapur.
βAngkanya sudah di 96 persen dari dapur yang operasional yang sudah melengkapi SLHS. Masih terdapat sembilan dapur yang berproses,β katanya.
Selain SLHS, lanjutnya, sejumlah dapur mulai melengkapi sertifikasi pendukung, termasuk sertifikat halal dan sertifikasi juru masak.
Berdasarkan rekapitulasi bulan sebelumnya, kata dia, sebanyak 55 dapur telah melengkapi sertifikat halal, sedangkan 35 dapur telah memiliki sertifikasi juru masak.
βUntuk sertifikat halal dan sertifikasi chef, pengurusannya dilakukan masing-masing yayasan. Sudah ada beberapa yang melengkapi, berdasarkan data bulan lalu,β ujarnya.
Anindita mengatakan rekapitulasi terbaru untuk kedua sertifikasi tersebut belum tersedia, karena pihaknya masih berfokus pada pemenuhan SLHS bagi seluruh dapur operasional.
βUntuk angka rekap terbaru belum diperbarui karena kami memang sedang fokus untuk SLHS. Dapur yang belum punya SLHS akan di-suspend,β katanya.