NADIKABAR.COM — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berulang di lahan gambut bisa menghambat regenerasi pohon dan membuat vegetasi yang mudah terbakar semakin mendominasi. Tidak hanya menghanguskan vegetasi, kebakaran berulang juga dapat mengubah ekosistem sehingga lebih rentan terbakar kembali.
Penelitian 'Tropical Peat Composition May Provide a Negative Feedback on Fire Occurrence and Severity' yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications pada 2024 menjelaskan bahwa kebakaran yang makin sering atau parah dapat mengurangi pertumbuhan kembali pohon dan menggeser komposisi vegetasi menuju komunitas pakis serta tumbuhan sejenis rumput yang lebih mudah terbakar.
"Kebakaran awal dapat meningkatkan risiko penyalaan api berikutnya karena hilangnya tutupan pohon membuat kondisi lingkungan menjadi lebih kering," tulis para peneliti.