NADIKABAR.COM — Bank Indonesia (BI) telah meluncurkan fasilitas pembiayaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) segmen ritel pada 17 Agustus 2026 lalu. Langkah ini diambil lantaran 80% pemegang kartu kredit di Indonesia menggunakan kartunya untuk bertransaksi di dalam negeri.

"Kita melihat bahwa pemegang kartu kredit ini di Indonesia 80% itu dia menggunakan untuk transaksi di dalam negeri. Makanya kita menyediakan alternatif bagi pemegang kartu kredit," ujar Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta dalam acara 'Akselerasi Transformasi Digital UMKM' di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Pada tahap awal peluncuran, KKI diterbitkan secara digital dan langsung bisa difungsikan sebagai sumber dana baru untuk QRIS. Seperti diketahui, saat ini sumber dana QRIS mencakup tiga instrumen, yakni tabungan, uang elektronik, dan kartu kredit.