"Uang tersebut digunakan untuk membeli dudukan springbed seharga Rp 3,3 juta, membeli ponsel Samsung untuk suaminya seharga Rp 1,6 juta, memberikan Rp 1 juta kepada suaminya," paparnya.
Sekitar empat hari kemudian, AU kembali mengambil uang Rp 20 juta dari dalam tas korban. Uang tersebut digunakan untuk membeli jaket suaminya seharga Rp 400 ribu dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Korban baru mengetahui uangnya hilang pada Sabtu (5/9). Korban pun mencurigai korban yang membeli barang baru lalu sering masuk ke dalam kamarnya sebelumnya.
"Kemudian dua hari sesudah kejadian pelaku banyak perubahan dan membeli banyak barang berupa pakaian, handphone, dan pada saat diamankan dan diinterogasi, pelaku mengakui," pungkas Sabil.