Selain itu, BGN juga melakukan pencopotan terhadap kepala dapur atau SPPG. Menurut Ketut, ini menjadi bagian dari langkah internal dalam merespons insiden sekaligus mengevaluasi pengelolaan SPPG.
"Kami juga mengusulkan kepada Kepala SPPG tersebut untuk dilakukan pencopotan sekaligus pergantian," lanjutnya.
Meski begitu, BGN masih terus melakukan proses investigasi dan pemeriksaan. Untuk saat ini, BGN ingin memprioritaskan keselamatan dan kesehatan para penerima manfaat yang terdampak.
"Selanjutnya pada saat ini, kita akan fokus dengan melakukan penyelamatan bagaimana kesehatan dari anak-anak kita ini di beberapa rumah sakit. Ini yang kita utamakan," pungkasnya.