NADIKABAR.COM — Jumlah korban wabah Ebola yang sedang berlangsung di Republik Demokratik (RD) Kongo kemungkinan lebih tinggi daripada angka yang dilaporkan secara resmi akibat adanya kesenjangan dalam pengawasan dan deteksi kasus.

Peringatan itu disampaikan oleh organisasi amal medis internasional Medecins Sans Frontieres (MSF) pada Kamis (1/10) seiring memburuknya ketidakamanan yang semakin mengganggu upaya untuk membendung epidemi tersebut.

Sejak wabah itu dimulai, lebih dari 8.000 kasus terkonfirmasi dan sekitar 4.000 kematian telah dilaporkan, kata MSF dalam sebuah pernyataan.