Sementara itu, PBB memperingatkan bahwa meningkatnya kekerasan di RD Kongo bagian timur semakin menghambat penanganan Ebola, setelah sebuah pusat transit utama bagi pasien yang diduga terinfeksi hancur akibat kebakaran di kamp pengungsi Kigonze di Provinsi Ituri.

Wabah tersebut, yang diumumkan pada Mei, kini menjadi wabah Ebola terbesar kedua di dunia setelah epidemi Afrika Barat pada 2014-2016.