MSF menggambarkan kondisi itu sebagai wabah Ebola terbesar dan paling mematikan yang pernah tercatat di RD Kongo.

MSF juga mengonfirmasi bahwa salah satu stafnya yang terlibat dalam penanganan Ebola dinyatakan positif terinfeksi virus Bundibugyo dan sedang dievakuasi secara medis ke Belanda sesuai dengan protokol medis yang ketat.

"Tenaga kesehatan termasuk di antara mereka yang paling berisiko," kata MSF.