NADIKABAR.COM — Kasus influenza di Rusia terus menanjak hingga pekan ke-42 2026 demikian laporan Badan Federal Rusia untuk Pengawasan Perlindungan dan Kesejahteraan Konsumen (Rospotrebnadzor), Selasa (20/10).
Rospotrebnadzor mencatat sepanjang pekan epidemiologi ke-42 tahun 2026 terdapat lebih dari 635.000 kasus infeksi virus saluran pernapasan akut, influenza, dan COVID-19 di seluruh Rusia.
Virus pernapasan noninfluenza mendominasi patogen pernapasan yang beredar, mencakup 96,6 persen dari seluruh infeksi yang dilaporkan, tambah lembaga itu. Di antara virus tersebut, rhinovirus mencakup 45,1 persen, sedangkan virus parainfluenza mencapai 19,8 persen.
Kampanye vaksinasi influenza sedang berlangsung di seluruh Rusia, dengan lebih dari 25,7 juta orang telah menerima vaksinasi per 20 Oktober.
Rospotrebnadzor merekomendasikan vaksinasi influenza, terutama bagi kelompok berisiko, termasuk mereka yang rentan mengalami infeksi virus pernapasan akut berulang serta penderita penyakit kronis, seperti penyakit pernapasan dan kardiovaskular, gangguan metabolik, dan obesitas. Anak-anak kecil, lansia, dan ibu hamil juga termasuk kelompok berisiko.