"Jadi, yang dialami saudari LK ini, yang dijelaskan pada kami, yang bersangkutan mengalami didorong, dijambak, dan juga dipukul. Dari pengakuannya terkait itu pun kami sudah melakukan visum terhadap korban, dan tentunya hasilnya nanti dari hasil visumnya," ujar Joko.

Menurut dia, persoalan yang dipermasalahkan warga bukan kegiatan keagamaannya, melainkan dampak dari penggunaan kembang api.

Dalam rekaman yang diterima polisi, terlihat adanya aksi saling dorong saat kejadian itu berlangsung.

"Untuk kegiatan keagamaan, ibu ini tidak mempermasalahkannya," ucap Joko.

Namun, polisi belum memastikan siapa saja yang terlibat dalam dugaan kasus tersebut.

Identitas pihak yang diduga melakukan kekerasan masih ditelusuri.