"Siapa dan berbuat apa, tentunya dari penyelidikan akan kita telusuri," imbuh Joko.

Sampai dengan saat ini, polisi baru menerima satu laporan polisi terkait dugaan pengeroyokan tersebut. Terlapor juga masih dalam tahap penyelidikan.

Joko mengatakan polisi masih melengkapi administrasi penyelidikan sebelum memanggil pihak-pihak yang diperlukan.

Dari laporan yang dibuat, kata dia, polisi menerima sejumlah barang bukti awal, yakni rekaman kejadian dan surat pengantar visum.

Kejadian tersebut berawal dari keluarga yang sedang menggelar pengajian sekaligus haul dari almarhum keluarga mereka, bertepatan dengan pelaksanaan acara Maulid Nabi di kawasan Jalan Keramat 2, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pada Sabtu (3/10) malam.

Dalam perayaan Maulid Nabi itu, petasan diketahui dinyalakan berulang kali hingga sekitar pukul 01.00 WIB, sehingga mengganggu waktu istirahat warga sekitar.