NADIKABAR.COM — Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Kabupaten Kepulauan Seribu menyebutkan kasus stunting atau penyakit gagal tumbuh pada anak di daerah kepulauan tersebut dipicu akibat kurangnya asupan gizi hingga akibat infeksi.

“Kami mencatat dua hal ini menjadi penyebab utama kasus stunting di Kepulauan Seribu. Asupan gizi kurang, yakni 76,74 persen dan infeksi 13,9 persen,” kata Kepala Sudinkes Kabupaten Kepulauan Seribu dr Ghamal Ahmad Permana di Jakarta, Selasa.

Hingga Oktober 2026 ini tercatat 38 kasus stunting terjadi di wilayah kepulauan tersebut, dengan prosentase kasus stunting di Kepulauan seribu yaitu 2,24 persen.