"Problematika ini yang harus segera dibenahi dalam iklim kebebasan di kita. Sehingga media sosial, pers itu menjadi sarana untuk membangun kemajuan bangsa, membangun kecerdasan bangsa, dan membangun publik yang bertanggung jawab terhadap setiap dan tindakannya," tambahnya.

KDM menegaskan bahwa proses membangun publik yang bertanggung jawab ini merupakan prasyarat meningkatnya kualitas sumber daya manusia dan kualitas berdemokrasi.

Ia menyatakan, berdemokrasi akan melahirkan demokrasi yang sehat bila diisi oleh orang-orang yang sehat pikirannya, dan demikian pula sebaliknya.

"Terdegradasinya jurnalisme itu disebabkan berkeliarannya orang yang menggunakan pers sebagai bagian untuk kehidupan personal, bukan untuk kemajuan demokrasi dan kemanusiaan. Orang-orang ini justru hari ini cukup merdeka mengambil-mengambil tindakan untuk kepentingan personaliti dia, dan pada akhirnya citra pers itu tercoreng oleh mereka," pungkas KDM.

Dalam kesempatan yang sama, KDM juga memberikan santunan kepada keluarga korban jurnalis yang hingga saat ini belum ditemukan saat sedang meliput erupsi Gunung Anak Krakatau beberapa waktu lalu, masing-masing sebesar Rp50 juta.