Perkembangan teknologi pangan memungkinkan produsen menjaga keamanan dan kualitas makanan melalui pengendalian suhu, proses pemasakan, pembekuan, serta penyimpanan yang semakin presisi.
Salah satu teknologi yang digunakan adalah individual quick freezing (IQF). Setelah matang, produk dibekukan dengan cepat sehingga suhu produk turun dalam waktu relatif singkat dibandingkan metode pembekuan konvensional.
Pembekuan cepat membantu produk melewati rentang suhu yang mendukung pertumbuhan mikroorganisme seperti bakteri dengan lebih cepat sehingga aspek higienis dan kesehatan tetap dipertahankan.
Pada saat yang sama, proses pembekuan cepat menghasilkan kristal es berukuran lebih kecil sehingga dapat membantu menjaga karakteristik tekstur produk dibandingkan proses pembekuan yang berlangsung lebih lambat.