Namun, kesiapsiagaan tim pemadam bersama masyarakat dan relawan berhasil menyelamatkan estimasi aset senilai Rp 3,381 miliar, dengan tingkat keselamatan korban jiwa mencapai 99 persen dari total 645 jiwa yang terdampak.
Guna menekan potensi bahaya lanjutan selama musim kemarau berlangsung, pihak PMK Kota Malang menginstruksikan warga untuk lebih disiplin menjaga lingkungan sekitar dan memperketat keamanan peralatan rumah tangga.
"Kami mengimbau masyarakat Kota Malang untuk waspada, khususnya di tengah situasi kemarau kering dan panas untuk tidak sembarang menyalakan api. Kebiasaan membakar sampah yang tidak diawasi juga menjadi faktor penyumbang utama kebakaran," tegas Pandu.
Ia menambahkan, masyarakat diharapkan selalu memastikan kompor telah padam, memeriksa keutuhan tabung dan regulator gas dari kebocoran, serta mencabut sambungan perangkat elektronik yang tidak terpakai setiap kali hendak meninggalkan rumah.
"Pastikan saat akan bepergian meninggalkan rumah peralatan kompor dimatikan. Kemudian tidak ada kebocoran regulator atau tabung gas. Pastikan perangkat elektronik yang tidak digunakan bisa dicabut," pungkasnya.