NADIKABAR.COM — Mengubah ekspresi wajah secara fisik dengan mengangkat sudut bibir yang semula cemberut menjadi senyuman ternyata dapat memengaruhi emosi, tidak hanya meningkatkan suasana hati.
Dilaporkan New York Post, Minggu (25/10), anggapan bahwa tersenyum dapat memberikan dampak positif yang besar, di mana senyuman secara fisik dapat meningkatkan suasana hati, mengurangi stres, dan memperbaiki kesejahteraan emosional.
Neuropsikolog klinis dan forensik di Los Angeles yang juga mengajar di Pepperdine University, Dr. Judy Ho, menyampaikan senyuman sebagai salah satu strategi menghadapi masalah dengan sejumlah pasien yang mengalami depresi atau kecemasan.
“Saya tidak menyarankan bahwa itu satu-satunya cara mereka dapat memperbaiki keadaan. Ini seperti salah satu hal lain yang bisa Anda tambahkan ke dalam perangkat strategi untuk menghadapi situasi sulit,” kata Ho.
Menurut Ho, tersenyum dapat memengaruhi kadar kortisol, yakni hormon yang dilepaskan tubuh, antara lain untuk membantu mengatur stres dan suasana hati.