Menurutnya, layanan seperti makanan, minuman, atau makanan ringan dalam kondisi tersebut bukan kewajiban maskapai. Jika diberikan, layanan itu merupakan inisiatif dari masing-masing maskapai, termasuk reschedule dan refund.

"Nah refund itu sebenarnya juga tidak diatur sebagai kewajiban. Tapi ini merupakan goodwill untuk bisa di-refund penuh," kata dia.

Namun, persoalan lain muncul bagi penumpang yang membeli tiket melalui online travel agent (OTA). Alvin mengatakan masih ada penumpang yang kesulitan mendapatkan refund penuh jika tiket dibeli melalui OTA.