"Pelaku ini tersandung atau kecanduan judol," katanya.

Polisi menyebut ada dua laporan polisi (LP) yang dilayangkan terhadap pelaku. Saat beraksi, pelaku memanfaatkan situasi kelas kosong atau sedang istirahat. Laptop dan ponsel milik korban itu hilang saat diletakkan di atas meja dan ditinggal keluar kelas.

"Untuk modusnya tersangka menunggu siswa lengah atau meninggalkan ponsel dan laptop di mejanya. Tersangka sudah kita tahan dengan 2 laporan polisi," jelasnya.