Oatmeal merupakan sumber biji-bijian utuh yang dapat membantu pengelolaan berat badan. Biji-bijian utuh mempertahankan serat dan nutrisi utamanya, tidak seperti biji-bijian olahan yang kehilangan dedak dan intinya.
Serat dalam oatmeal membantu merasa kenyang lebih lama, mendukung penurunan berat badan.
Sebuah studi membandingkan tingkat rasa lapar setelah makan oatmeal versus jeruk. Mereka yang makan oatmeal merasa lebih kenyang dan cenderung tidak ngemil setelahnya.
Oat merupakan sumber beberapa vitamin dan mineral, termasuk zat besi, magnesium, dan selenium. Zat besi membantu menciptakan hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen.
Magnesium sangat penting untuk beberapa fungsi tubuh, termasuk fungsi saraf dan otot. Tubuh juga membutuhkan sejumlah kecil selenium untuk membuat enzim antioksidan, yang membantu melindungi sel-sel dari kerusakan.
Mengonsumsi oatmeal dapat menurunkan risiko penyakit jantung.
Beta-glukan membantu mengurangi gula darah dan kolesterol total, yang merupakan faktor risiko penyakit jantung. Biji-bijian utuh seperti oatmeal juga dapat mengurangi faktor risiko ini.