Warga lainnya, Sutilah, bercerita ia mencari air ke embung atau Kali Pejaten selama kekeringan melanda. Oleh karena itu, saat mendengar adanya bantuan air bersih, Sutilah langsung bergerak cepat menyiapkan wadah dan antre di lokasi pembagian yang telah ditentukan.

"Kekeringan sudah enam bulan. Kalau nggak ada dropping, ya nyari di Kali Pejaten, di embung, pokoknya mencari yang ada. Itu jauh banget, dua kilometer lebih," keluh Sutilah.

Desa ini mendapat jatah pembagian 20 tangki air bersih. Pembagian air bersih gratis ini adalah bagian dari rangkaian Hari Bakti Kementerian Imipas.

"Ini bentuk kepedulian kami di Hari Bakti, dari total 100 tanki air bersih akan terbagi untuk 31 Desa di 17 Kecamatan terdampak, dan untuk Desa Karangkemiri sebanyak 20 tanki secara bertahap per hari ini," ujar Koordinator Wilayah (Korwil) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan dan Cilacap sekaligus juga Kalapas Batu Nusakambangan, Irfan.