Adha meminta organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat penyaluran bantuan air bersih ke desa-desa terdampak. Dia juga meminta proses pengajuan bantuan dipermudah dan tidak harus melalui proposal. "Cukup surat permohonan dari desa warganya butuh air, anggarannya bisa dikeluarkan," tegasnya.

Menurut Adha, penanganan kekeringan tidak hanya menyasar kebutuhan air bersih masyarakat. Pemkab Lombok Barat juga harus memastikan kawasan pariwisata tetap mendapatkan pasokan air.

Sektor pariwisata, jelas Adha, memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat dan pendapatan daerah. Operasional hotel, destinasi wisata, serta usaha yang tumbuh di sekitarnya turut menggerakkan perekonomian.

"Apalagi kemudian tempat wisata. Bagaimanapun itu dampaknya kepada pertumbuhan ekonomi. Kita punya pajak dari hotel di lokasi, di destinasi wisata dan seterusnya," jelas Adha.