NADIKABAR.COM — Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra buka suara soal kekurangan guru agama Hindu yang terjadi di 48 sekolah di Kabupaten Buleleng, Bali. Sutjidra menyebut persoalan kekurangan guru menjadi masalah krusial di berbagai sekolah.

Menurut Sutjidra, kekurangan guru agama Hindu tersebut belum bisa diatasi dengan mengangkat tenaga kontrak. Sebab, pemerintah saat ini tidak diperbolehkan lagi menerima tenaga kontrak.

"Kalau permasalahan guru memang krusial sekali. Di mana-mana terjadi defisit dari guru-guru yang ada," kata Sutjidra, Kamis (10/9/2026).