Pidato Nentanyahu hanya disaksikan segelintir orang. Banyak delegasi termasuk delegasi dari Iran, melakukan aksi walk out sebelum ia mulai berbicara. Dalam pidatonya, Netanyahu menyebut pihak-pihak yang memboikotnya 'pengecut moral' dan meminta mereka segera meninggalkan ruang sidang PBB.
Ia juga membantah negaranya melakukan genosida terhadap warga Palestina di Jalur Gaza dengan menyebutnya sebagai kebohongan terbesar abad ini.
Padahal laporan PBB bulan Juni menyatakan otoritas dan pasukan keamanan Israel terus melakukan kejahatan genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kejahatan perang di Jalur Gaza serta Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, (yang menargetkan) anak-anak Palestina dalam berbagai kesempatan, menewaskan puluhan ribu orang dan menyebabkan puluhan ribu lainnya mengalami penderitaan permanen.