"Melalui Kelas TUNAI, kami ingin terus belajar bagaimana menghadirkan edukasi yang dekat dengan kebutuhan masyarakat, termasuk di wilayah 3T seperti Nuca Molas," tutur Winson dalam keterangan tertulis, Kamis (5/11/2026).
Manfaat edukasi tersebut turut dirasakan oleh masyarakat yang mengikuti kegiatan, salah satunya Jaluh, yang juga seorang mantan guru. Ia menilai materi mengenai pengelolaan penghasilan dan kebiasaan menabung relevan dengan kondisi masyarakat pesisir Nuca Molas.
"Pemahaman tentang bagaimana mengatur penghasilan dan menabung untuk masa depan sangat dibutuhkan masyarakat di pesisir Nuca Molas. Selama ini, pengeluaran masyarakat sering kali belum terukur dengan baik. Materi yang disampaikan memberikan pedoman bagi masyarakat untuk mulai mengelola keuangan dengan lebih baik," ujar Jaluh.
"Pengelolaan keuangan yang baik bukan hanya bermanfaat bagi orang tua, tetapi juga bagi anak dan generasi berikutnya, termasuk untuk mendukung pendidikan mereka. Edukasi seperti ini sangat berguna bagi masyarakat di sini," tambahnya.
Sementara itu, Shapers (Staff) of Product SatuEdu Faza Fauziah Soerya melihat kondisi geografis dan potensi ekonomi Nuca Molas sebagai salah satu alasan pentingnya memperluas akses edukasi keuangan hingga ke wilayah tersebut.
Menurutnya, Potensi ekonomi masyarakat yang antara lain bertumpu pada sektor kelautan dan peternakan dinilai perlu diiringi dengan pemahaman pengelolaan keuangan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Melalui kolaborasi Kelas TUNAI ini, kami berharap dapat membantu memperluas akses terhadap pendidikan keuangan yang lebih inklusif, khususnya bagi masyarakat di wilayah terpencil dan 3T, sekaligus memperkuat pemahaman mengenai konsep keuangan yang penting untuk kehidupan sehari-hari," ujar Faza