NADIKABAR.COM — Changpeng Zhao, pendiri bursa mata uang kripto Binance, tinggal di vila senilai USD 5 juta di Abu Dhabi, bepergian dengan jet pribadi, dan tetap menjalin koneksi dengan keluarga kerajaan setelah menjalani empat bulan penahanan di Amerika Serikat.
Pengusaha China-Kanada berusia 49 tahun yang akrab disapa CZ ini telah kembali ke kehidupannya yang penuh kekayaan dan pengaruh di Uni Emirat Arab (UEA), di mana ia tinggal bersama keluarganya di Pulau Saadiyat yang eksklusif di Abu Dhabi.
Vilanya yang memiliki sembilan kamar tidur dilengkapi empat pengawal, koki pribadi, dan kapal pesiar bernama Da Moon. Ada ruang kebugaran dan ruang bermain anak yang dilengkapi piano Steinway yang mahal. Ia tinggal bersama pasangannya, He Yi, eksekutif senior Binance, dan ketiga anak mereka.
Zhao suka menggambarkan diri pria biasa. Itu ia katakan ke reporter New York Times yang berkeliling rumahnya Juni lalu. Sesekali ia mengemudi mobil SUV Nissan putih keliling Abu Dhabi, yang ia sebut "Lamborghini saya." Ia menyebut rumahnya relatif sederhana untuk ukuran miliarder, dan mencatat ada properti di dekatnya yang ditawarkan USD 150 juta.
Menurut Forbes, kekayaannya mencapai USD 114,6 miliar pada 7 Oktober, menempatkannya di urutan 18 orang terkaya dunia. Zhao menyangkalnya dan mengatakan kekayaannya di kisaran USD 10 miliar hingga USD 30 miliar. Ia menyebut sudah bisa hidup nyaman hanya dengan USD 10 juta.
Kekayaannya memungkinkannya bepergian dengan jet pribadi dan memberi akses ke tokoh berpengaruh Timur Tengah dan Asia. Ia rutin terbang ke negara yang minta saran mengenai regulasi kripto, termasuk Pakistan, Filipina, dan Kirgistan.
Ia berhubungan dekat dengan keluarga penguasa UEA, termasuk Sheikh Tahnoon bin Zayed Al Nahyan, investor berpengaruh yang mengawasi berbagai investasi besar di teknologi dan AI.
Zhao mengatakan Presiden UEA Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan secara pribadi menghampirinya untuk menanyakan kabarnya dan menawarkan bantuan jika ia membutuhkannya.
UEA menjadi basis penting bagi Zhao sejak pertama kali mengunjungi Dubai tahun 2021. Ia ditawari visa tinggal jangka panjang dan menyelesaikan prosesnya kurang dari 12 jam. Ia kemudian menerima kewarganegaraan UEA beserta paspor untuk keluarganya.
Dikutip NadiKabar dari VN Express, Zhao mendirikan Binance tahun 2017, mengubahnya menjadi bursa kripto terbesar dunia berdasarkan volume perdagangan hanya dalam hitungan bulan.
November 2023, ia mengaku bersalah atas kegagalan perusahaannya mempertahankan program anti pencucian uang. Ia mundur dari CEO dan membayar denda USD 50 juta, sementara Binance menyetujui penyelesaian denda USD 4,3 miliar dengan otoritas AS.
Ia menjalani hukuman penjara empat bulan di Lompoc, California, pada 30 Mei 2024, dan dibebaskan 27 September. Hanya 26 menit setelah keluar dari tahanan, jet pribadinya langsung lepas landas menuju Abu Dhabi.
Zhao kembali ke UEA dengan kekayaan dan kepemilikan mayoritas atas Binance yang tetap utuh, meski perjanjian pembelaannya melarangnya mengoperasikan bursa tersebut. Pasangannya, Yi, sejak itu menjadi salah satu dari dua co-CEO Binance, sehingga menjaga perusahaan tetap terhubung erat dengan keluarganya.
Oktober 2025, Donald Trump memberi pengampunan penuh ke Zhao, beberapa bulan setelah Binance menerima stablecoin USD 1 yang diterbitkan World Liberty Financial, bisnis kripto yang berafiliasi dengan keluarga Trump, sebagai alat pembayaran untuk investasi senilai USD 2 miliar oleh perusahaan MGX yang berbasis di Abu Dhabi.
Sejak keluar dari penjara, Zhao memperluas aktivitasnya di luar Binance, berinvestasi pada perusahaan teknologi dan menjadi penasihat pemerintah untuk regulasi kripto. Portofolio investasinya mencakup sebuah startup yang mengembangkan teknologi rahim buatan.
Ia mengaku menjadi penasihat bagi 10-20 entitas pemerintah, mentor para pendiri teknologi, dan mendukung startup melalui YZi Labs. Ia juga mencurahkan perhatian pada Giggle Academy, platform pendidikan gratis yang menarik sekitar 600.000 pengguna.
Meski terus bekerja, Zhao mengatakan pengalamannya di penjara mengubah prioritasnya. "Saya sangat menikmati menghabiskan waktu bersama keluarga, orang-orang adalah hal terpenting dalam hidup," ungkapnya.