Dalam beberapa tahun terakhir, China tengah bersiap menghadapi proporsi penduduk lanjut usia yang terus meningkat. Oleh sebab itu, pemerintah terus mendorong generasi muda untuk menikah dan memiliki lebih banyak anak.

Dosen sosiologi di National University of Singapore, Mu Zheng mengatakan, kondisi ini dapat menjadi tantangan bagi ambisi negara tersebut, karena berpotensi membatasi pertumbuhan ekonomi serta daya beli masyarakat.Populasi China yang menua disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk urbanisasi yang pesat serta dampak dari kebijakan satu anak yang kontroversial. Kebijakan itu diberlakukan sejak tahun 1980 hingga akhir 2015.