NADIKABAR.COM — Seluruh jalur pendakian menuju puncak Gunung Ciremai di Kabupaten Majalengka ditutup mulai besok, Minggu (6/9/2026). Kebijakan ini diambil Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.
Penutupan berlaku hingga kondisi risiko kebakaran dinyatakan aman. Sementara layanan booking online pendakian telah dihentikan sejak 1 September 2026.
Kebijakan tersebut tertuang dalam surat pengumuman nomor PG.20/T.33/TU/KSA.02.02/B/08/2026 yang ditandatangani pada 31 Agustus 2026.
Penutupan jalur pendakian turut berdampak pada warga yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas pendakian. Salah satunya Mimin, pedagang di Pos Trisakti Sadarehe yang biasa dijuluki 'Ibu Rimba'.
Mimin berharap, penutupan pendakian tidak berlangsung lama. Sebab, aktivitas berjualan di kawasan tersebut menjadi salah satu sumber penghasilannya.
"Kalau bisa mah jangan lama-lama ditutupnya, soalnya saya nggak ada pemasukan dari sini. Mata pencaharian cuma di sini aja," kata Mimin saat berbincang dengan NadiKabar, Sabtu (5/9/2026).
Di warung sederhananya, Mimin biasa berjualan pada Sabtu dan Minggu. Ia juga memanfaatkan momentum tanggal merah atau ketika jumlah pendaki sedang ramai.
"Nggak jualan tiap hari. Saya buka warung Sabtu dan Minggu aja atau nggak pas tanggal merah, ya momen-momen pendaki ramai aja bukannya," ujarnya.