Tak perlu memasang sensor baru pada CCTV. Citra yang ditangkap oleh CCTV akan dipindai menggunakan teknologi deteksi objek untuk menilai tingkat penumpukan sampah pada tiap titik TPS.
Hasil deteksi ini kemudian diringkas menjadi sistem leveling kebersihan, tren harian, hingga peringkat TPS. Data tersebut kemudian dipakai untuk menyusun prioritas dan jadwal pengangkutan sampah yang lebih tepat sasaran.
AISSA pun dilengkapi notifikasi berjenjang via WhatsApp untuk petugas kebersihan di lokasi, unit pengelola wilayah, hingga jajaran eksekutif bila sampah tak kunjung ditangani.
Adapun pesan yang dikirim, memuat nama lokasi, level peringatan, jumlah kontainer, jadwal pengangkutan, foto bukti deteksi, hingga tautan tindak lanjut agar petugas dapat langsung melaporkan penanganannya.