NADIKABAR.COM — Penasihat Khusus Mendiktisaintek, Laksamana TNI (Purn) Prof Dr Marsetio memberi saran agar tempe bisa diajukan sebagai Warisan Budaya Takbenda asal Indonesia di UNESCO. Disampaikannya, sudah ada 16 Warisan Budaya Takbenda asal Indonesia yang diakui UNESCO, tapi belum ada makanan.

"Indonesia baru diakui ada 16 warisan budaya, makanan belum ada. Jadi mulai dari Kolintang, Angklung, Kebaya, Keris, Reog Ponorogo, kemudian Tenun. Tapi belum ada makanan, kenapa enggak kita ajukan ini. Komunitasnya mengajukan tempe sebagai warisan budaya tak benar dunia," ucapnya usai acara Talkshow Ragi Nusantara di tim redaksi Heritage Center, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Usul ini menguatkan apa yang sudah dilakukan pemerintah sebelumnya. Pemerintah telah resmi mengajukan tempe ke UNESCO sebagai Warisan Budaya Tekbenda dalam dua tahun terakhir.

Marsetio menyoroti bila tempe tak segera diajukan sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO, nantinya bisa diklaim negara lain. Ia menyebut saat ini tahu tengah diklaim sebagai warisan Jepang dan Cina.

Lebih lanjut, ia menyatakan ternyata banyak literatur tentang tempe ditemukan di Belanda. Oleh karena itu, ada kemungkinan Belanda melakukan klaim terhadap tempe.