NADIKABAR.COM β€” Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyebut SMA Unggul Garuda Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), berperan mencetak generasi unggul di bidang sains dan teknologi.

Kepala Biro Umum, Humas dan PBJ Kemdiktisaintek, Manifes Zubayr di Soe, Kabupaten TTS, Sabtu, mengatakan Sekolah Garuda diharapkan menjadi bagian penting dalam menumbuhkan talenta terbaik bangsa, terutama di bidang sains dan teknologi.

β€œMelalui pendidikan yang berkualitas, kita ingin membuka kesempatan yang lebih luas kepada putra-putri Indonesia untuk mengembangkan potensi, memperluas wawasan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan,” katanya dalam kegiatan open house SMA Unggul Garuda TTS.

SMA Unggul Garuda TTS mulai beroperasi pada Juli 2026 dan saat ini memiliki 75 peserta didik yang didukung oleh 17 guru dan lima tenaga kependidikan.

Manifes mengatakan pengembangan Sekolah Garuda merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan pendidikan berkualitas sekaligus memberikan kesempatan yang lebih luas kepada generasi muda dari berbagai daerah untuk mengembangkan potensi mereka.

Menurut dia, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus membentuk peserta didik yang memiliki karakter kuat, integritas, kepedulian, serta semangat pengabdian kepada masyarakat dan negara.

Karena itu, ia mengajak seluruh peserta didik SMA Unggul Garuda untuk memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya, terus mengembangkan kemampuan, berani bermimpi, dan menjunjung tinggi integritas.

Manifes juga menekankan pentingnya dukungan dan kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan berjalan optimal.

Ia optimistis sinergi berbagai pihak dapat mendorong Sekolah Garuda terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi dunia pendidikan Indonesia.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Denny Nubatonis mengapresiasi kehadiran SMA Unggul Garuda yang dirancang untuk mengembangkan kompetensi peserta didik di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) guna melahirkan inovator masa depan.

β€œPenguasaan sains dan teknologi serta pembentukan karakter menjadi kunci bagi generasi muda untuk bersaing, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kancah internasional. Kami berharap para siswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kokoh dan rasa cinta yang mendalam terhadap tanah air,” katanya.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten TTS mendukung penyelenggaraan pendidikan di SMA Unggul Garuda melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk dalam bidang kesehatan, lingkungan hidup, pertanian, dan pendidikan, guna menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan potensi peserta didik.

Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek menyelenggarakan open house secara serentak di 51 sekolah yang tergabung dalam ekosistem Sekolah Garuda di seluruh Indonesia.

Sebanyak 51 sekolah tersebut terdiri atas empat SMA Unggul Garuda Baru, yakni di Belitung Timur, Konawe Selatan, Bulungan, dan Timor Tengah Selatan, serta 47 SMA Unggul Garuda Transformasi yang tersebar di berbagai daerah.

Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan ekosistem Sekolah Garuda kepada masyarakat sekaligus mensosialisasikan penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk empat SMA Unggul Garuda Baru pada tahun ajaran 2027/2028.

Kegiatan itu melibatkan peserta didik SMP dan madrasah tsanawiyah di sekitar sekolah, kepala daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan pemangku kepentingan lainnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, peserta juga mengikuti pertunjukan seni, sosialisasi PPDB, peluncuran buku tentang SMA Unggul Garuda, serta kunjungan ke berbagai fasilitas pendukung pembelajaran, seperti ruang belajar, laboratorium, dan perpustakaan.