Ia menambahkan untuk memastikan kebijakan yang disusun tepat sasaran dan memberikan manfaat yang setara, diperlukan dukungan data terpilah, analisis gender, serta pelibatan perempuan dan kelompok rentan dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan.

Sementara, peneliti Monash University Sabina Puspita turut menyampaikan,"Rekomendasi pertama terkait pembiayaan iklim responsif gender, di mana harapan kami, policy brief kami dapat membantu KemenPPPA, bila misalnya bertemu dengan stakeholder lain," kata Sabina.

Selain itu, pihaknya menekankan pentingnya ada panduan teknis tentang GEDSI (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion/Kesetaraan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial) terutama dalam pendidikan ketahanan iklim.

Kemudian mengenai pencegahan dan respons kekerasan berbasis gender.