Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo menyampaikan bahwa penanganan infrastruktur jalan pascabencana membutuhkan pelaksanaan pekerjaan yang terencana serta didukung metode konstruksi yang sesuai dengan kondisi lapangan.
"Melalui proyek penanganan tanggap darurat di Sumatera Utara, PTPP berupaya mendukung pemulihan infrastruktur jalan agar fungsi konektivitas dapat kembali berjalan dengan baik. Penerapan teknologi survei dan pemetaan serta metode penanganan yang sesuai dengan kondisi lapangan menjadi bagian dari upaya kami untuk menjaga kualitas pekerjaan, keselamatan kerja, dan ketepatan pelaksanaan, sehingga infrastruktur yang ditangani dapat mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik," ujar Joko Raharjo dalam keterangannya, Jumat (23/10/2026).
Dalam pelaksanaan proyek ini, PTPP menerapkan sejumlah teknologi survei dan pemetaan, meliputi Light Detection and Ranging (LiDAR), batimetri, dan fotogrametri. Teknologi tersebut digunakan untuk mendukung perolehan data kondisi lapangan sebagai dasar perencanaan penanganan infrastruktur terdampak bencana.