Sementara itu, Direktur Jenderal Pesantren Basnang Said mengatakan pendaftaran sejumlah pelatihan yang tersedia melalui MOOC Pintar membludak. Pelatihan kecerdasan buatan tercatat diikuti sekitar 30.000 pendaftar, sedangkan pelatihan santri menjadi content creator mencapai sekitar 3.200 pendaftar.

Adapun pelatihan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tercatat diikuti sekitar 1.300 pendaftar dan pelatihan manajemen data ijazah Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) sekitar 1.400 pendaftar. Sementara itu, sosialisasi ujian akhir PKPPS telah diikuti hampir 1.000 pendaftar.

Basnang berharap kerja sama dalam pengembangan MOOC Pintar dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan santri dan pesantren.

β€œPelatihan media, misalnya, diharapkan dapat membekali santri dengan kemampuan komunikasi dan keterampilan menjadi juru bicara pesantren,” kata dia.