NADIKABAR.COM — Kementerian Agama (Kemenag) akan memperkuat keterlibatan pemuda dalam pengelolaan dan pemberdayaan masjid, demikian kata Plt. Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Muchlis M. Hanafi dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
“Masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang yang aman dan nyaman bagi pemuda untuk bertumbuh, belajar, dan menemukan solusi atas persoalan yang mereka hadapi,” ujar Muchlis.
Muchlis mengatakan pemuda tidak hanya didorong menjadi jamaah, tetapi juga mengambil peran dalam kegiatan keagamaan, sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, pemuda datang ke masjid dengan beragam kebutuhan. Selain beribadah, mereka membutuhkan lingkungan pertemanan yang positif, ruang untuk berbagi persoalan, serta pendampingan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Maka dari itu, pemuda perlu diberi ruang untuk mengambil inisiatif dan terlibat dalam pengelolaan masjid. Pengurus masjid juga perlu terbuka terhadap energi dan kreativitas generasi muda.