NADIKABAR.COM β€” Kementerian Agama (Kemenag) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Program Pesantren Bebas Tuberkulosis (TBC) yang nantinya bakal terintegrasi dengan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

β€œSalah satu fokus utama kegiatan ini adalah pemeriksaan TBC, karena deteksi sejak awal ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan. Ini sesuai dengan kaidah fikih, bahaya harus dihilangkan,” ujar Sekretaris Ditjen (Sesditjen) Pesantren Kemenag Arsad Hidayat dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Persiapan program pesantren bebas TBC ini dibahas oleh tiga kementerian yakni Kemenag, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Program Pesantren Bebas Tuberkulosis ini rencananya akan diluncurkan di Pondok Pesantren Mawaridussalam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada 4 November 2026.

Arsad mengatakan rapat koordinasi difokuskan pada pematangan pembagian tugas, kesiapan pendataan santri sebagai sasaran pemeriksaan, dukungan tenaga kesehatan, serta ketersediaan sarana dan prasarana di lokasi kegiatan.