Sebagai lembaga pendidikan berasrama, menurutnya, pesantren membutuhkan dukungan layanan kesehatan yang memadai agar santri dapat belajar dan beraktivitas dalam lingkungan yang sehat dan aman.
Oleh karena itu, lanjutnya, pemeriksaan kesehatan merupakan langkah nyata untuk mendeteksi, mengobati, dan menghilangkan ancaman bahaya penyakit tersebut dari tengah masyarakat.
“Kami berharap layanan CKG dapat memperluas akses santri terhadap pemeriksaan kesehatan,” kata Arsad.
Nantinya Kemenag akan mengoordinasikan persiapan bersama pihak pesantren, melakukan pendataan santri sebagai sasaran penerima manfaat, serta memperkuat edukasi perilaku hidup bersih dan sehat melalui pendekatan nilai-nilai keagamaan.