βBahkan mungkin juga sesungguhnya bukan kiai, tapi cetak kartu nama kiai. Tidak jelas sanad-sanad keilmuannya di mana dan bagaimana,β katanya.
Ia berharap penataan tersebut dapat memperkuat citra positif pondok pesantren sekaligus mempertegas posisi pesantren sebagai bagian dari lembaga pendidikan dan kebudayaan bangsa.
Di sisi lain, kata Menag, hadirnya Direktorat Jenderal Pesantren bakal mengakomodir sekitar 42 ribu pondok pesantren yang ada di Indonesia.
Kehadiran Ditjen Pesantren dinilai tidak hanya memberikan penguatan dari sisi kelembagaan, tetapi juga membuka ruang lebih besar bagi pesantren untuk menunjukkan kapasitas, prestasi, kemandirian, dan kontribusinya bagi pembangunan nasional.